OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. melakukan Panen Raya IP 200 di Desa Tirta Raharja sekaligus meninjau tanaman jagung IP 300 di Desa Rejosari, Kecamatan Muara Sugihan, Kamis (9/7).
Dalam panen tersebut, Askolani menargetkan hasil sekitar 3-4 ton. Ia mengingatkan petani agar segera menyelesaikan panen karena adanya kendala hama tikus.
“Insya Allah setelah panen hari ini semua hasil selamat dari hama tikus. Petani harus cepat panen. Kedepan waktu tanam harus serentak agar hama bisa diminimalisir,” jelasnya.
Askolani juga optimis produksi padi Banyuasin terus meningkat. Per hari ini capaian produksi sudah mencapai 1.044.000 ton.
“Kita ikut panen hari ini untuk mendukung, memotivasi, mengedukasi, dan mengetahui permasalahan petani di Muara Sugihan. Mudah-mudahan produksi Banyuasin bisa naik lagi,” ujarnya.
Saat meninjau jagung IP 300, Bupati menekankan pentingnya menyesuaikan waktu tanam dengan musim. Menurutnya jagung paling baik ditanam saat kemarau.
“Petani sudah paham musim. Kalau musim hujan jagung bisa busuk, makanya sekarang pas kemarau kita tanam jagung,” tutupnya.
Pemkab Banyuasin berharap dengan pola tanam yang tepat dan dukungan penuh pemerintah, hasil pertanian padi dan jagung di Banyuasin bisa semakin meningkat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

