OTARITANEWS.COM, BANYUASIN – Tim Satpolairud Polres Banyuasin bersama Tim SAR akhirnya menemukan jasad Rellah (48), nelayan asal Desa Sei Taro, Banyuasin, yang sebelumnya dilaporkan hilang di laut saat membuat bagan.
Peristiwa itu terjadi Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 16.15 WIB. Korban dilaporkan terjatuh dari bagan saat melaut.
Jasad korban ditemukan pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Warga yang ikut dalam pencarian melintas di Muara Upang Air Salek dan melihat sesosok mayat terdampar di pantai.
“Setelah dicek, ternyata benar korban atas nama Rellah yang hilang jatuh dari bagan,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, melalui Kasi Humas Polres Banyuasin Iptu Abu Bakar, S.H., Rabu (22/4/2026).
Abu Bakar menjelaskan, jenazah korban sudah dievakuasi ke rumah duka. Atas permintaan keluarga, korban tidak divisum dan langsung dimakamkan hari itu juga. Proses pemakaman turut disaksikan Kepala Desa Sei Taro, Nasir. Ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup.
Polres Banyuasin mengimbau nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. “Kami mengimbau seluruh nelayan agar waspada, cek prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut, dan pastikan alat keselamatan seperti life jacket selalu tersedia di atas kapal,” tegas Abu Bakar.













































