OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil dan memastikan program perumahan berjalan, jadi dua fokus utama yang dibahas dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah, Senin (20/7/2026).
Rapat virtual yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI ini diikuti pemerintah daerah se-Indonesia. Dari Banyuasin, hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Alpian Soleh bersama Kabag Kesra di Ruang Rapat Kantor Bupati Banyuasin.
Dalam rapat dibahas perkembangan harga sejumlah komoditas penting. Mulai dari cabai, telur ayam ras, minyak goreng rakyat MINYAKITA, hingga bawang putih. Pemerintah pusat menekankan agar daerah memperkuat distribusi pangan, mengendalikan harga di pasaran, dan mengoptimalkan program stabilisasi pangan.
“Sinergi pusat dan daerah kunci utamanya. Kita harus pastikan pasokan aman, harga terkendali, dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” menjadi poin yang digarisbawahi dalam pemaparan Mendagri.
Selain inflasi, rapat juga mengevaluasi dukungan daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Program strategis nasional ini ditargetkan menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
Pemerintah daerah didorong mempercepat penyediaan lahan, mempermudah proses perizinan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar pembangunan rumah rakyat tidak terhambat.
Asisten II Alpian Soleh menegaskan, Banyuasin akan terus menindaklanjuti arahan pusat. Baik dalam menjaga stabilitas harga maupun mendukung penyediaan perumahan.
“Melalui rapat ini kita perkuat langkah pengendalian inflasi dan dukungan terhadap program nasional. Tujuannya satu: pertumbuhan ekonomi jalan, kesejahteraan masyarakat Banyuasin meningkat,” ujarnya.
Dengan koordinasi yang terus dijaga, Pemkab Banyuasin berharap inflasi tetap terkendali dan program 3 Juta Rumah bisa dirasakan manfaatnya oleh warga di daerah.

