OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Apel gabungan Senin (20/07) di halaman Kantor Bupati Banyuasin berubah jadi panggung peringatan keras. Mewakili Bupati, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Aminuddin menyoroti ulah oknum ASN yang disiplinnya hanya sebatas absen.
Di hadapan seluruh ASN, Aminuddin tak menutup-nutupi. Ia menyinggung fenomena pegawai yang rajin datang pagi, absen, lalu menghilang untuk urusan pribadi. Sorenya muncul lagi cuma untuk absen pulang.
“Disiplin itu bukan sebatas sidik jari di mesin absensi. Bukan datang, ngopi, lalu pulang tanpa hasil kerja yang jelas. Kehadiran fisik harus berbanding lurus dengan kinerja dan pelayanan yang dirasakan masyarakat Banyuasin,” tegasnya.
Menurutnya, perilaku seperti ini merugikan organisasi dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Untuk itu, Pemkab Banyuasin melalui Inspektorat dan BKPSDM akan memperketat pengawasan melekat di setiap OPD. Tidak ada lagi celah untuk abai terhadap tugas.
Mengingat sudah masuk bulan Juni, Aminuddin juga meminta seluruh OPD segera merampungkan target program kerja triwulan II tahun anggaran 2026. Jangan sampai ada pekerjaan menumpuk karena alasan disiplin yang tidak dijalankan.
Di akhir arahan, ia meminta Kepala OPD dan pejabat pengawas berani bertindak.
“Jangan ragu beri teguran. Kalau perlu beri sanksi berjenjang sesuai aturan bagi pegawai yang terbukti melanggar disiplin,” pungkasnya.
Pesan apel ini jelas: ASN Banyuasin dituntut hadir secara fisik, dan yang lebih penting hadir secara kinerja.

