OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Di bawah kepemimpinan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. dan Wakil Bupati Ir. Netta Indian, S.P., pembangunan Jalan Muara Padang-Muara Sugihan terus dikebut. Jalan ini merupakan satu-satunya akses masuk ke wilayah Jalur.
Pembangunan dimulai sejak 2020 dengan dana pinjaman Bank SumselBabel sepanjang 21 Km lebar 5 meter. Kemudian dilanjutkan 2021 melalui dana PEN sepanjang 9,1 Km lebar 4,5 meter.
Pada 2023 dan 2025 pembangunan kembali dilakukan melalui Inpres Jalan Daerah oleh BPJN sepanjang 7,5 Km dan 3,2 Km dengan lebar 6 meter. Di tahun 2025 yang sama, Pemkab Banyuasin juga mengalokasikan APBD untuk membangun 600 meter dengan lebar 6 meter.
Askolani menegaskan pembangunan jalan ini menjadi prioritas untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi wilayah Jalur.
“Saya bertekad dari awal jabatan, jalur harus punya akses jalan bagus agar ekonomi dan wilayahnya berkembang. Insya Allah tahun 2026 akan dibangun lagi sekitar 10 KM dengan dana Inpres lebih kurang Rp80 miliar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan Pemkab Banyuasin terus berjuang agar pembangunan infrastruktur merata ke seluruh wilayah, meski dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Mohon doa agar kami, saya dan Ibu Netta, terus mampu bekerja membangun Banyuasin. Apa yang jadi keinginan masyarakat juga impian kami. Harap bersabar, kita lakukan bertahap,” tutupnya.
Dengan pembangunan berkelanjutan ini, akses menuju wilayah Jalur diharapkan semakin lancar dan mampu mempercepat pergerakan ekonomi serta pelayanan bagi masyarakat.

