OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., membuka Dialog Interaktif Sinergi dan Komitmen Multi-Sektor dalam Akselerasi Eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (14/7).
Dalam dialog tersebut, Sekda Erwin menegaskan bahwa pemberantasan tiga penyakit menular itu tidak bisa hanya dibebankan ke sektor kesehatan. Dibutuhkan kerja bersama pemerintah, dunia usaha, ormas, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur terkait.
“Persoalan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria membutuhkan kerja bersama. Sinergi dan komitmen lintas sektor menjadi kunci agar program berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Erwin juga menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama. Ia meminta masyarakat terus diedukasi agar perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kebiasaan sehari-hari. Untuk memperluas jangkauan, Dinas Kominfo diinstruksikan aktif menyosialisasikan pesan kesehatan melalui media sosial dan kanal pemerintah dengan bahasa yang mudah dipahami.
“Buat informasi dan edukasi yang mudah dipahami masyarakat, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui dialog ini diharapkan lahir kesamaan persepsi dan langkah konkret antar sektor untuk mempercepat target eliminasi ATM serta memperkuat sistem kesehatan di Banyuasin.
“Komitmen ini harus diwujudkan melalui aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan. Dengan kebersamaan, kita optimis mewujudkan masyarakat Banyuasin yang semakin sehat dan sejahtera,” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Badan Eksekutif Adinkes Pusat Ir. Halik Sidik Djibran, Pengurus Adinkes Pusat Drs. Swadijan Gunadi, M.Kes, Ketua Adinkes Sumsel dr. Azmi Dariusmansyah, para Kepala OPD, Camat, Lurah/Kades se-Banyuasin, dan perwakilan perangkat daerah lainnya.

