OTARITANEWS.COM, BANYUASIN — Gerbang Rumah Dinas Wakil Bupati Banyuasin terbuka lebar untuk petugas Badan Pusat Statistik, Jumat (3/7).
Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P. duduk bersama tim BPS Banyuasin dan menjawab seluruh pertanyaan Sensus Ekonomi 2026. Aksi ini sekaligus jadi ajakan terbuka ke masyarakat: terima petugas sensus dan sampaikan data apa adanya.
Didampingi Kepala BPS Banyuasin Trio Wira Darmah, S.ST., M.M., Wabup Netta menyebut data adalah kunci pembangunan. Tanpa data yang benar, program pemerintah bisa meleset sasaran.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Banyuasin menyambut petugas sensus dengan baik. Sampaikan informasi yang benar dan jujur. Jangan ragu, data Bapak Ibu dijamin rahasianya. Data akurat akan jadi dasar kami membuat kebijakan dan program yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan,” ujar Wabup Netta.
Menurutnya, sensus bukan untuk menakut-nakuti soal pajak. Fokusnya satu: memotret kondisi ekonomi daerah secara real, mulai dari warung, UMKM, sampai perusahaan besar.
Kepala BPS Banyuasin Trio Wira Darmah menjelaskan, ada 738 petugas yang diterjunkan ke seluruh kecamatan di Banyuasin.
“Kami minta masyarakat menerima petugas dengan baik. Jawab sesuai kondisi sebenarnya. Kerahasiaan data kami jaga dan tidak ada kaitannya dengan pajak,” tegas Trio.
Dengan partisipasi aktif warga, Pemkab Banyuasin berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 bisa jadi kompas untuk menggerakkan ekonomi daerah dan menaikkan kesejahteraan masyarakat 5 tahun ke depan.

